|| 05 September 2010 || Selamat Datang di Website Resmi SMA Negeri 2 Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau

BUPATI KAMPAR


BURHANUDDIN HUSIN
BUPATI KAMPAR

MENU UTAMA

KATA BIJAK

Agama Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.Einstein  Details...

Alam Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan "rendah hati."Einstein  Details...

Kunjungi Situs Admin

Demi Allah Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.Nabi Muhammad SAW  Details...

LOGIN FORM






Lupa password?
Mau jadi member? Daftar

WEB SUPPORT

OCU AGUS, JS

ADHIE
Selamat Datang di website resmi SMA Negeri 2 Bangkinang, mudah-mudahan dengan hadirnya website ini, para guru, siswa, karyawan khususnya dan kepada masyarakat umumnya dapat dengan mudah mencari informasi tentang SMA Negeri 2 Bangkinang.
SMA Negeri 2 Bangkinang Sekolah Barbasis Life Skill Berwawasan Keunggulan
SMANDA OF TSUNAMI
Ditulis Oleh: Agus   
Monday, 28 July 2008
gambarSobat mungkin kamu udah pernah dengar tentang pendeteksi tsunami karya siswa/i SMANDA.  Kalo kamu belum  pada tau, sumpeh!! Gak gaul banget seich!??!  Banyak dari kalian mungkin udah sering baca ataupun denger kabar ini.  Tapi mungkin ada juga beberapa yang masih belum tau ataupun kurang mengerti. So, simak neh ulasannya…. ..

 

Kita tau, klo tsunami itu terjadi krn adanya patahan, lempeng patahan auro asia to pengunungan api auro asia yg membentang dr jepang-papua nugieni.,  Daerah ini rawan bgt ama yg namanya tsunami.. dan klo di eropa., lempeng rawan patah berada di london-canada.. biasanya tsunami ini terjadi antara 50-100 thn..

Ohya... sobat X-Presi, Alat yang penyelesaiannya ngabisin waktu selama 2 minggu neh,dikerjain oleh tim inovasi SMANDA BKN yaitu bapak Djoko selaku pimpinan RISTEK, Pak Latief (kepsek), n Pak Syahrial (tim ahli SMANDA), 2 orang tim ahli dari luar, dan 4 orang siswa/i ahli SMANDA BKN dunk tentunya.

Ide pembuatan detektor tsunami ini didapatin dari peristiwa tsunami aceh yg terjadi beberapa tahun lalu.  Karna banyaknya korban akibat peristiwa itu, makanya tim inovasi SMANDA terinspirasi buat nyiptain detektor ini, supaya mewanti-wanti kalo ntar datang tsunami lagi.

Alat yang pernah dipamerin pada saat pameran iptek di Dang merdu (agustus 2006) ini terdiri dari 3 bagian pokok, yaitu bagian desain bentuk (miniatur), elektronika & sistem komputer, dan bagian sistem yang mengerjakan (software, untuk mendapatkan data yang sesuai).  Oh ya, kamu tentunya penasaran dunk gimana alat ini bekerja.  Nah begini nieh…

Pertama, alat pendeteksi gempa, dibuat semacam seosmograf yang diubah dalam bentuk getaran busa sehingga mampu diaplikasikan menjadi data komputer.  Dalam hal ini akan mampu mendeteksi apabila dikalibrasi (disetarakan) sama dg seosmograf.  Kemudian apabila goncangannya sangat kuat, maka akan diberikan data warning pertama.

Kemudian di tepi pantai dipasang alat pendeteksi surutnya air laut.  Dalam hal ini apabila terjadi surutnya air laut secara mendadak, yang kurang lebih 100m dari air semula di bibir pantai, maka terjadi warning kedua.

Di tengah lautan dipasang alat pendeteksi gerakan air laut, apabila terjadi gerakan yang secara tiba-tiba maka akan terjadi warning ketiga.   Apabila ketiga-tiga nya warning, maka sirine di tepi pantai berbunyi, menandakan kemungkinan besar terjadi tsunami.  Selama kurang lebih 20 menit diharapkan masih banyak nyawa yang dapat diselamatkan.

Selain pembutannya yang gak gampang, alat ini juga ngabisin cukup banyak dana lho.  Kurang lebih 30 jt, yang merupakan hasil patungan Pak Latief, Pak Joko dan sekolah.

Staf ahli presiden, sangat tertarik dan mengharapkan alat ini dapat ditindaklanjuti dan dapat dimanfaatkan dalam bentuk yang sempurna.  Untuk itu perlu adanya suport dana yang lebih membantu.  Dan alhamdulillah, menurut Pak Latief Pemda berjanji akan mengeluarkan dana untuk lebih mematenkan  si pahlawan inovatif  ini.  Nah… mudah-mudahan aja yach guys,, alat ini dapat dimanfaatkan.  Supaya gak da lagi korban yang berserakan kalau ntar2 da tsunami lagi.  Kita doa’in aja yaachh…”

Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 28 March 2009 )
 
< Sebelum   Berikut >